IBX5980432E7F390 Dealing Desk VS NON Dealing Desk - Forexnessia

Dealing Desk VS NON Dealing Desk

Dealing Desk VS NON Dealing Desk

Dealing Desk = Bandar

Broker Forex - Broker jenis ini biasanya unggul di fasilitasnya seperti leverage bisa sampai 1:500 bahkan 1:1000, bebas bunga, spread kadang super kecil dan fixed (gak sesuai market), bonus berjibun, bisa transfer2an dengan pihak ke 3, dan hal-hal lain yang bertujuan untuk menarik orang agar setor duit di mereka.

Kejelekannya yaitu, berhubung dia bandar, maka mereka harus menyediakan fasilitas yang sebagus mungkin agar terlihat menarik (urusan bayar itu belakangan), TETAPI sebenarnya itu adalah pancingan belaka. Karena mereka (bandar) melawan trading anda, biasanya dengan cara eksekusi order dilambatin, server sering down, hang, requote, harga gak gerak (freeze), stop loss hunting, dilarang pakai teknik ini itu, manipulasi harga, dan lain-lain supaya anda mudah kalah/loss. Karena kalau anda loss maka mereka akan mendapatkan income. Anda loss $1000 maka bandar akan mendapatkan income $1000. Ini adalah cara kerja broker bandar.

Kalau ikut di broker bandar mustinya juga nggak apa2 . TAPI harus cari bandar yang besar agar kuat bayarin anda kalau menang + HARUS yang teregulasi agar tidak curang2 amat terhadap anda (agar masih dapat terkontrol dalam batas kewajaran)

Sedangkan untuk Broker Non Dealing Desk itu ada 3 jenis :
ECN dan STP (bisa digoogling dengan keyword ECN Forex kalau ingin cari broker jenis ini) salah satunya yaitu: interactivebrokers tersebut.

1.  Untuk brokerjenis ECN adalah benar2 ikut berpartisipasi di market seperti halnya bank2 besar yang berfungsi sebagai liquiditor, ataupun mempertemukan penjual dan pembeli di antara para usernya (tidak dibandarin)

Dan broker jenis Non Dealing Desk ini hanya mendapatkan keuntungan dari komisi atau dari spread yang dibesarkan sedikit untuk keuntungannya. Dan broker tipe Non Dealing Desk tidak mungkin fixed spread (spread pasti berubah-rubah sesuai market / variable). Dan broker Non Dealing Desk tidak ada yang kasih leverage tinggi seperti 1:500. Semua harus sesuai dengan apa yang ada di market sesungguhnya.

2.  Untuk broker STP (Straight Through Processing) itu adalah broker yang ordernya dilempar lagi ke broker yang lain, biasanya dilempar ke ECN (tapi kalau dilemparnya ke broker yang Dealing Desk ya cilaka hahaha). Baik broker jenis ECN maupun STP tidak akan melawan trading anda, dan malah mereka lebih suka anda menang ataupun banyak bertrading (banyak frekuensinya / scalper), karena itu berarti pemasukkan untuk mereka.

3. Untuk broker Hybrid . Yang ini merupakan kombinasi antara dealing desk dan ECN/STP broker. Biasanya broker jenis ini akan mem-bandari untuk order yang receh2 (micro, mini), tetapi untuk order yang lot besar maka akan diproses dengan ECN ataupun STP.

HATI-HATI PULA DALAM MEMBEDAKANNYA, Karena BANYAK beredar pula BROKER PALSU yang ngakunya Non Dealing Desk/ECN/STP padahal Tidak. Kalau yang benar2 asli harus cari broker yang teregulasi dengan benar dan terletak di negara yang baik, karena kalau dia teregulasi dengan benar (seperti NFA, FSA dan sejenisnya gitu) maka tidak akan berani ngibul, atau akan terkena sangsi berat dan dicabut ijinnya.

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru: